Program Magang

Program magang bagi mahasiswa aktif dalam rangka menyiapkan mereka agar lebih memahami job requirement, kultur pekerjaan di bebarapa industri/perusahaan di Jepang.

Program ini bukan hanya bermanfaat bagi para peserta program tetapi juga sebagai bahan perbandingan untuk sekolah atau lembaga pendidikan vokasi/kejuruan untuk memperbaiki dan menyesuaikan program pendidikan mereka dengan job requirement di Jepang.

Tahapan Program Magang DGII:

Persyaratan mengikuti Program Magang DGII ke Jepang:

- Masih mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi (program diploma atau sarjana).
- Jenis kelamin laki-laki dan perempuan dengan status lajang.
- Usia minimal 18 tahun dan maksimal 30 tahun saat mengikuti seleksi.
- Memiliki passion minat kerja dalam merawat orang tua lanjut usia.
- Berbadan sehat serta kuat, memiliki inisiatif kerja, sabar dan minat belajar tinggi.
- Bersedia mengikuti pelatihan bahasa Jepang dan karakter selama 8 bulan di Indonesia.
- Bersedia ditempatkan pada panti jompo dan rumah sakit di Jepang dengan status Magang.
- Bersedia berkomitmen untuk memenuhi kontrak kerja selama di Jepang.
- Menyertakan KTP dan Kartu Keluarga (sebagai pertanggung jawaban ke keluarga).
- Mengikuti syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Duta Global.

Persyaratan lolos Program Magang DGII di Jepang:

- Lulus ujian kemampuan Bahasa Jepang mininmal sertifikat minimal N4 atau sederajat (JFT / JLPT Basic).
- Sehat Jasmani & Rohani (tidak cacat, tidak bertato, tidak ada bekas tindik, patah tulang, tuli, hernia, penyakit kulit, buta warna dan atau bekas operasi tertentu).
- Lulus Medical Check Up.
- Lulus Psikotes.
- Surat berkelakukan baik (SKCK).
- Lulus test skill dan wawancara dengan pihak perusahaan.
- Mempunyai Paspor aktif (minimal 2 tahun).

Keuntungan:

- Konversi SKS (tergantung semester).
- Uang saku selama magang (12 bulan).
- Fasilitas dormitori (akomodasi).
- Sertifikasi Magang dari Jepang.
- Menjadi prioritas utama jika mau melanjutkan kerja atau sekolah di Jepang.